Blog EntryDua Puisi Dari SumbawaFeb 5, '06 7:48 PM
for everyone

assalaamu'alaikum wr. wb.

 

 

 

Sengaja

 

barangkali,

hidupku akan habis

sebelum aku mengerti

bagaimana Engkau meniup pasir pantai

dengan perhitungan yang demikian cermatnya

 

anak-cucuku akan punah

sebelum kami mengerti

bagaimana Engkau memerintahkan air laut

untuk datang dan pergi

agar nelayan menikmati pasang-surutnya

 

dan jika Engkau hidupkan aku sekali lagi

niscaya kami tak akan bisa memahami

persamaan matematis yang Engkau gunakan

karena Engkau-lah pemilik semua persamaan

dan Engkau tidak pernah terikat oleh persamaan

apa pun

 

tapi, diam-diam,

di balik semua detil pergerakan

di tengah debur ombak di saat pasang

aku paham sepenuhnya

bahwa Engkau tidak pernah tidak sengaja

 

Sumbawa, 30 Januari 2006

 

 

 

Aku Menyaksikan

 

aku melihat biawak berenang menyeberangi sungai

aku melihat kuda-kuda liar di pantai

aku menyaksikan sapi, kerbau dan banteng

merumput dengan nikmatnya

di bukit-bukit yang luas

aku melihat kera dan serangga

kepiting dan belut, semua hidup di bumi yang sama

aku menatap langit di malam hari

di mana bintang-bintang memamerkan cahayanya

bagaikan kota metropolitan di atas kepala

aku melihat bangau, elang dan kelelawar

aku mendengar ombak

membasuh butir pasir di antara jemari kakiku

aku merasakan rintik hujan

dan teriknya mentari

 

Duhai, sungguh aku menyaksikan

betapa kita telah mencederai

bumi ini

 

Sumbawa, 30 Januari 2006

 

 

 

 

wassalaamu'alaikum wr. wb.



mediasauna wrote on Feb 5, '06
kapan mau ngirim puisi untuk proyek buku Mpers nih bang
akmal wrote on Feb 5, '06
lho? blum apa2 dah ada komentar hahaha... iya ya lupa mulu nih...
mediasauna wrote on Feb 5, '06
dalam rangka apa ke sumbawa?... emang beneran ya kudanya liar gitu....
akmal wrote on Feb 5, '06
survei ke daerah pertambakan di sono... kuda liar sendiri ada 2 macem, kuda yg BENERAN liar, alias gak ada yg punya dan blum ada yg menjinakkannya.... lalu ada jg kuda yg sebenernya udah ada pemiliknya tapi dibiarkan berkeliaran kesana kemari... di Sumbawa emang hewan2 ternak itu dibiarin lepas begitu aja, jadi gak dikandangin... nah yg dijual susunya (Susu Kuda Liar Sumbawa yg terkenal itu) tentu saja bukan kuda yg BENERAN liar... kalo kuda liar beneran mana mungkin diperah susunya? keburu ditendang kale.... hahaha
jonru wrote on Feb 5, '06
wah,. puisinya ciamik tenan :)
ternyata mas akmal berbakat jadi penyair juga yach :)
akmal wrote on Feb 6, '06
ah mas Jonru gombal gambul nih... :p
arvenda wrote on Feb 7, '06
gak ada puisi cintanya yak? :D
tp aku seneng puisi "sengaja"-nya tuh :))
akmal wrote on Feb 8, '06
haha puisi cinta buanyak tapi utk konsumsi pribadi aja dulu deh buat sementara :p
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help