assalaamu'alaikum wr. wb.
Banyak orang (terutama kaum hawa) bingung bagaimana caranya menjaga kondisi badan supaya tetap fit dan terhindar dari yang namanya kegemukan. Memang, lemak-lemak tidak perlu di badan kita itu kadang menyusahkan. Fungsi awal dari lemak itu sendiri sebenarnya baik, yaitu sebagai cadangan energi. Akan tetapi, pada banyak kasus, 'cadangan' itu sendiri malah membludak sehingga lebih banyak daripada yang dibutuhkan.
Misalnya sebuah pesawat jet membutuhkan bahan bakar sebanyak 100.000 liter untuk melakukan sebuah penerbangan dari kota A ke kota B. Tentu saja akan lebih baik kalau kita menyiapkan cadangan bahan bakar. Katakanlah jika tiba-tiba terjadi cuaca buruk sehingga pesawat itu tidak bisa mendarat di kota B, maka paling tidak ia punya cadangan bahan bakar untuk mendarat di kota lain yang dekat dengan kota B. Dengan demikian, disiapkanlah cadangan bahan bakar, katakanlah sebesar 70.000 liter. Maka, total bahan bakar yang dibawanya mencapai 170.000 liter.
Bagaimana kalau cadangannya dibuat banyak saja sehingga kita merasa benar-benar 'aman'? Sekalian saja pesawat jet itu diberi bahan bakar cadangan sebanyak 500.000 liter, agar bisa berputar-putar dulu di udara jika memang belum bisa mendarat di kota B. Aman, bukan? Dengan total bahan bakar sebanyak 600.000 liter, pesawat itu bahkan bisa pulang kembali ke kota A jika memang perlu.
Akan tetapi, dengan cara ini, pesawat pun akan menjadi sangat besar. Bahkan akan menjadi sangat konyol kalau nantinya tangki bahan bakarnya menjadi lebih besar daripada keseluruhan mesinnya dan mengurangi kapasitas penumpangnya pula. Jangan-jangan, karena menginginkan cadangan yang lebih banyak, pesawat itu akhirnya malah tidak bisa terbang saking beratnya. Nah, lho!?
Kalau Anda mengalami masalah seperti pesawat jet di atas, jangan panik dulu! Tidak usah menghubungi dokter, tidak perlu buang duit mengikuti berbagai macam kelas aerobik, tidak perlu stres, tidak perlu buang duit untuk sedot lemak, apalagi sampai bunuh diri karena putus asa ingin langsing. Tenangkan diri, lalu yakinlah bahwa Allah pasti menyediakan jalan keluar dari setiap permasalahan hidup.
Berhubung Rasulullah saw. (menurut berbagai riwayat) seumur hidupnya selalu memiliki tubuh yang proporsional, maka sangat beralasan kalau kita mencari-cari di balik lembaran-lembaran sirah nabawiyah mengenai bagaimana beliau menjaga kondisi tubuhnya. Barangkali beliau juga tidak terlalu sering memikirkan bentuk tubuhnya, tapi yang jelas ada hal-hal tertentu dalam hidupnya yang menyebabkan beliau memiliki tubuh yang ideal. Lagipula, tidak ada yang bilang bahwa tubuh idealnya adalah salah satu mukjizat baginya kan?? Dengan kata lain, kita pasti bisa mencontohnya!
Do Your Thang! Rasulullah saw. itu sejak dulu terkenal mandiri. Semua kebutuhannya dipenuhi sendiri olehnya. Meskipun beliau memiliki budak, dan meskipun beliau memiliki istri untuk menolongnya, tapi beliau suka melakukan segalanya sendiri. Kalau bajunya sobek beliau menjahitnya sendiri, kalau ingin susu kambing maka beliau akan memerahnya sendiri. Beliau juga terbiasa mengerjakan semua pekerjaan rumahnya sendiri. Kalau kita mencontoh perilaku ini, kemungkinan besar akan banyak pembantu rumah tangga atau kaum istri yang merasa tidak enak hati, tapi apa boleh buat. Dijamin, akan terbakar banyak kalori dengan melakukan banyak pekerjaan rumah! Atau jangan-jangan, ternyata Anda malah tidak membutuhkan lagi pembantu rumah tangga? Aha, penghematan!!!
Ayo Jalan! Rasulullah saw. itu jagonya dalam urusan jalan-jalan. Mungkin jarang yang mengulas hadits-hadits yang menceritakan betapa cepatnya beliau dalam berjalan. Sedemikian cepatnya sampai-sampai para sahabatnya biasanya merasa kerepotan kalau harus mengikuti kecepatan jalannya. Cara ini pun terbukti secara teoritis dan praktis sangat ampuh untuk membakar lemak, terutama yang bersarang di bagian paha, betis dan bokong. Kalau Anda melakukannya dalam waktu yang cukup lama, akan terasa pula terjadi pembakaran lemak besar-besaran di bagian pinggang, karena pinggang pasti berputar-putar untuk menyeimbangkan gerakan kaki yang terus melangkah. Jadi, kalau Anda ingin pergi ke suatu tempat yang jaraknya hanya 500-700 meter, tentu tidak ada salahnya untuk menempuhnya dengan berjalan kaki. Penghematan lagi, bukan?
Makan Secukupnya. Ya, ini memang klasik. Makan secukupnya. Kedengarannya gampang, padahal banyak orang merasa susah sekali melakukannya. Masalahnya adalah mereka merasa yakin bahwa makan banyak itu akan membuat mereka lebih kenyang. Padahal tidak demikian. Dengan banyak makan, maka pencernaan akan semakin capek bekerja. Akhirnya, ia butuh banyak energi. Untuk mendapatkan energi, maka kita makan lagi. Ini adalah lingkaran setan. Sudahlah, percayalah pada Rasulullah saw. Makan secukupnya itu memang baik buat badan.
Shaum Sajalah! Shaum itu sebenarnya biasa-biasa saja, sama sekali tidak memberikan penderitaan, kecuali bagi orang-orang bermental lemah. Inilah kenyataannya. Tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan shaum, kecuali Anda memang sudah siap untuk mengaku lemah. Ada shaum sunnah senin-kamis, shaum-nya Nabi Daud as., dan banyak shaum sunnah lainnya. Bahkan Rasulullah saw. ketika bangun pagi dan tidak menemukan makanan untuk sarapan, beliau tidak mau susah (berhubung beliau memang jago beradaptasi dalam segala kondisi, atau dengan kata lain : tidak lemah) dan akhirnya memutuskan untuk shaum saja. Jadi, kalau tidak ada makanan, janganlah bingung! Shaum sajalah!
Belajar Beladiri. Yang bilang Rasulullah saw. itu tidak pintar bela diri pasti kuper luar biasa. Sudah jelas bahwa beliau jago gulat (pernah mengalahkan Umar bin Khattab ra., padahal Umar ra. adalah seorang 'preman' di Mekkah yang berkelahi dengan banyak orang sekaligus segera setelah menyatakan keislamannya) dan seorang jenderal perang yang tidak pernah bersembunyi di belakang barisan. Beliau adalah jago perang. Berhubung pada waktu itu belum ada teknologi peluru, jadi bisa dipastikan mereka yang cukup percaya diri untuk turun ke medan perang pastilah punya bekal kemampuan bertarung yang cukup baik. Apalagi panglima perang yang hobi menerjang barisan musuh! Dan ingat, belajar bela diri berarti bakar lemak habis-habisan!
Have Fun! Rasulullah saw. itu murah senyum dan pandai bersyukur. Kalau suka bersyukur itu artinya sering merasakan kebahagiaan. Kalau tidak merasa bahagia, apa yang mau disyukuri? Riset membuktikan bahwa stres seringkali membuat orang banyak makan dan akhirnya kegemukan. Ini adalah masalah mendasar yang bisa diatasi hanya dengan ketenangan hati. Hati tenang, tubuh langsing. Kurang apa lagi?
Jangan Protes! Makanan apa pun yang tersaji, asal halal dan bergizi, lahap saja dengan sukacita! Bukan berarti sajian makanannya boleh diperbanyak, lho! Hanya saja, setiap makanan sebenarnya memiliki gizi yang berbeda-beda. Kalau kita tidak suka buah, misalnya, maka kita akan mengalami kekurangan serat. Padahal serat itu bisa membantu kita melancarkan buang air besar dan juga membuat kita langsing. Sebaliknya, tidak suka mengkonsumsi daging juga tidak selalu baik. Yang baik adalah yang seimbang. Nikmati sajalah semua jenis makanan. Tapi ingat, harus halal dan bergizi ya!
wassalaamu'alaikum wr. wb.