Blog EntryCinta Adalah Sebuah PilihanMay 29, '06 2:03 AM
for everyone

assalaamu’alaikum wr. wb.

 

Cinta adalah sebuah pilihan sejati.  Manusia bisa memilih akan mencintai atau membenci, sepenuhnya terserah dirinya.  Cinta tidak mesti tunggal, dan Allah pun tidak meminta kita untuk mencintai hanya Allah saja.  Kita berhak mencintai apa pun, asalkan kecintaan yang paling tinggi hanya bagi-Nya saja. 

 

Anda berhak mencintai sastra, asalkan Anda hanya merangkai kata yang dicintai Allah saja.  Anda berhak mencintai pekerjaan Anda, asalkan Anda sungguh-sungguh menjadikan peran Anda sebagai hamba Allah sebagai profesi utama Anda, bukan sekedar pekerjaan sambilan, apalagi pengisi waktu luang.  Anda juga jelas sangat berhak mencintai anak-istri Anda, sampai-sampai Rasulullah saw. mengingatkan kita untuk membiasakan diri memeluk, mencium dan mendudukkan anak-anak di pangkuan kita, dan meremas jemari istri dengan mesra.  Cinta adalah perintah Allah.  Tidak kurang daripada itu.

 

Tapi adakalanya cinta juga harus memilih, ketika dua hal yang kita cintai saling bertentangan secara absolut.  Tidak mungkin mencintai Allah sekaligus mencintai Iblis, karena Allah sendiri yang memerintahkan kita untuk memperlakukan Iblis sebagai musuh sejati.  Tidak mungkin mencintai Islam, namun di saat yang bersamaan malah yakin seratus persen bahwa agama yang diridhai Allah SWT ini tidak mampu menjawab tantangan jaman.  Mustahil menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup ketika orang-orang yang menghinanya kita diamkan saja.

 

Belum lama ini, Gus Dur diusir secara paksa dari sebuah forum lintas agama oleh para aktifis ormas Islam yang merasa tersinggung dengan ucapan Gus Dur yang, antara lain, menyebut aksi sejuta umat mendukung RUU APP tempo hari disusupi oleh kekuatan-kekuatan asing, dan sebagainya.  Tidak lupa Gus Dur juga menutup segala kontroversi dirinya dengan menyebut sebagian aktifis ormas Islam sebagai ‘preman berjubah’.

 

Kita tidak mesti setuju dengan aksi pengusiran Gus Dur tersebut, apalagi jika hanya didasari oleh ketersinggungan pribadi.  Rasulullah saw. sendiri tidak pernah tersinggung jika yang dicela hanya dirinya sendiri.  Akan tetapi, beliau tidak akan surut jika yang dihina adalah Allah dan Islam.  Beliau juga akan mati-matian membela jika ada di antara umat Islam yang dianiaya.

 

Ketersinggungan FPI, HTI dan MMI atas ucapan Gus Dur adalah masalah kecil, walaupun mereka juga berhak meminta pertanggungjawaban atas ucapannya itu.  Tanpa bermaksud menyepelekan rasa ketersinggungan mereka, rasanya ada hal lain yang lebih penting untuk diperhatikan menyangkut tokoh yang dianggap wali oleh sebagian orang ini.

 

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh JIL, Gus Dur membuat sebuah pernyataan yang amat mengerikan.  Wawancara itu jelas sekali memang disengaja untuk menciptakan opini negatif tentang penerapan syariat Islam (walaupun hanya secara parsial) di beberapa daerah, dan juga sedikit menyinggung masalah pornografi dan pornoaksi.  Dengan gagah beraninya, Gus Dur menyebut Al-Qur’an sebagai Kitab Suci paling porno sedunia hanya karena sebuah ayat tentang ibu yang diperintahkan untuk menyusui anaknya.  Tidak lupa, Gus Dur melengkapi kontroversi tersebut dengan mengatakan bahwa Bible (yang dianggapnya sebagai Injil) tidak pernah memuat hal-hal berbau porno tersebut.

 

Ucapannya jelas sangat tidak akurat, karena kenyataannya justru berkebalikan dari pernyataan Gus Dur.  Bible justru mengandung banyak sekali ayat yang berbau porno dan cabul.  Tidak ada perlunya mengadakan pembandingan agama sekarang, karena memang bukan itu topik pembicaraan kita kali ini.  Jika mau, Anda bisa merujuk pada buku “The Dark Bible” karya Dr. Jim Walker dan Dr. Shabir Ally yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, buku “The Choice” karya Ahmad Deedat yang sangat laris di Indonesia, dan berbagai VCD perdebatan antara Ahmad Deedat dengan para pemuka umat Kristiani dari seluruh belahan dunia yang kini banyak beredar.

 

Adapun mengenai ayat yang berbicara tentang ibu yang diperintahkan untuk menyusui anaknya, hanya ada satu jawaban yang perlu dikemukakan : Hanya orang yang menderita penyimpangan seksual sajalah yang menganggap bahwa peristiwa seorang ibu menyusui anaknya itu berbau porno!

 

Pada titik ini, kita dipaksa untuk mempertanyakan kembali cinta kita.  Adakah kita lebih mencintai Allah daripada Gus Dur?  Adakah kita lebih mencintai Islam daripada Gus Dur?  Adakah kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup, dan bukan kata-kata Gus Dur belaka?

 

Cinta dan benci sebenarnya adalah dua sisi mata uang.  Ketika kita mencintai sesuatu, maka kita membenci apa-apa yang membahayakan, mengancam, menyulitkan, menghina, menyakiti, atau mencederai apa pun yang kita cintai itu.  Sungguh tidak wajar mencintai Allah namun membenci Kitab Suci Al-Qur’an.  Betapa tidak masuk akalnya mengaku mencintai Allah namun diam saja ketika Al-Qur’an dihina sedemikian rupa. 

 

Jika mengaku mencintai Gus Dur, maka berpikirlah kembali, sekarang juga!  Tidakkah hatimu merasa marah ketika Al-Qur’an yang indah ini dicela dan difitnah sedemikian rupa?  Tidakkah dadamu membara ketika agama yang serba cantik ini direndahkan begitu rupa?  Tidakkah engkau mau berkumpul bersama Rasulullah saw. di akhirat kelak?  Manakah yang hendak engkau pilih (jika memang harus memilih) : bersama Rasulullah saw. atau bersama Gus Dur?  Jika kini engkau dipaksa untuk memilih, manakah yang akan kau pilih?  Wahai, masih ingatkah engkau dengan Allah?  Bukankah Allah sangat dekat denganmu, lebih dekat dari urat lehermu sendiri?  Apakah kini engkau hendak menyangkal hubungan cinta antara Allah dengan hamba-Nya?  Apakah sekarang engkau hendak memisahkan diri dari barisan panjang umat Rasulullah saw.?

 

Pernyataan “Al-Qur’an adalah Kitab Suci paling porno sedunia” sudah dihapus dari skrip wawancara di situs resmi JIL, namun sudah terlalu banyak mata yang melihatnya, dan sudah terlalu banyak hati yang mengingatnya.  Jika memang Gus Dur tidak pernah melontarkan ucapan demikian, maka Gus Dur dan para pengikutnya dipersilakan mengajukan tuntutan kepada Hamid Basyaib (koordinator JIL) dan semacamnya yang telah memalsukan hasil wawancara.  Namun jika memang Gus Dur benar-benar telah menistakan Al-Qur’an demikian rupa, maka sudah terlalu banyak orang yang tahu, dan insya Allah tidak akan melupakan pengkhianatan besar itu.

 

Cinta memang seringkali harus memilih.  Pilihlah sekarang juga!  Sudikah Anda menggadaikan agama demi seorang Gus Dur?  Peganglah Al-Qur’an, dan dekaplah di dadamu erat-erat!  Maukah engkau membuktikan cintamu padanya?

 

wassalaamu’alaikum wr. wb.


31 CommentsChronological   Reverse   Threaded
kizzer wrote on May 29, '06
mas akmal , ijin ngelink ya
kizzer wrote on May 29, '06
o iya bukan diusir mas tapi gus dur "lari" ketika ditanya tentang wawancaranya dengan JIL kemaren itu
akmal wrote on May 29, '06
oya? lari apa diusir nih? dari berita2 sih kebanyakan bilang diusir, jadi yah saya merujuk pada berita2 tsb...
kizzer wrote on May 29, '06
http://hidayatullah.com/content/view/3184/65/
gus dur "lari" sebelum acaranya selesai karena ditanya tentang wawancaranya dengan JIL
akmal wrote on May 29, '06
oh gitu... wah kudu disebarluaskan nih infonya... makasih mas! :))
kizzer wrote on May 29, '06
sama sama mas :)
zahratha wrote on May 29, '06
yap betul sekali, gusdur emang tdk diusir, tp banyak berita yg menyebutkan seperti itu, itulah tangan2 yahudi yg ingin memecah belah umat islam, jd jgn sampai kita terprofokasi
akmal wrote on May 29, '06
parah bener ya para pemfitnah itu...
yyuana wrote on May 30, '06
Saya sering ngebaca blog mas akmal, tapi kebanyakan koq cerita tentang Gus Dur? Ngomong2, Mas akmal ini benci atau cinta nich ama Gus Dur.....he..he..he...Tapi tulisannya bagus koq....Saya setuju...kayaknya sebutan 'Gus' harus dicopot nich....Supaya tidak berarti negatif sebutan 'Gus' bagi yang lainnya...
kizzer wrote on May 30, '06
mbah dur ?
kek dur ?
cak dur ?
pak dur ?
bro dur ?
si dur anak liberal ?

:)
akmal wrote on May 30, '06
kebetulan aja sekarang ini lagi hot2nya ngomongin Gus Dur... hehe :))
kizzer wrote on May 30, '06
mas ternyata mbah dur fitnah diusir kemaren itu untuk membubarkan FPI , kasihan sekali liberalis itu bisanya membuat fitnah untuk mencapai tujuannya , memang liberalis pengecut kecut
laurakhalida wrote on May 30, '06
Rasulullah Saw nggak ada duanya, dilempari kotoran manusia pun beliau nggak dendam, masalah bible, saya pernah baca juga katanya ada ayat cabul
adelya wrote on May 30, '06
akmal said
Cinta adalah sebuah pilihan sejati
Tapi bagi saya "cinta Adalah pilihan dan Kesempatan"- kesempatan terbuka atau tertutup.
cinta yaa cinta... sampai kematian tanpa koma dan hidup yang uncode...
kesempatan tanpa akhir, meski waktunya yang salah...
tapi kadang si cinta kehilangan kesuciannya karena manusia yang kehilangan nurani.
adelya wrote on May 30, '06
dan kesempatan yang tak tau entah kapan dan dimana??? pandora itu kerap muncul mengusik kerana jiwa yang sedu sedan dan kalah dalam medan yang bernama penantian
akmal wrote on May 31, '06
aduh si lya ini kenapa sih, kok jadi mendayu-dayu gitu...? :D

bible sih emang jelas ada ayat2 cabulnya... mo tau? :p
adelya wrote on May 31, '06
akmal said
bible sih emang jelas ada ayat2 cabulnya... mo tau? :p
emang... aku dah baca Koq.. dari temen itu juga dapetnya...:p
tapi hanya untuk sebatas tau aja...tidak mendalami. hehehe
akmal wrote on May 31, '06
wah ayat2 cabul jgn didalami donk!!! :p :D
adelya wrote on Jun 2, '06
ngapain juga didalamin??? gak penting BGttt...
aku kan cuma becanda...
mendingan juga Ayat-Ayat Cinta yang KUDU Didalamin.
kamana atuh Cinta??? hahahahaha :D
akmal wrote on Jun 2, '06
ada nih disini!!! :D
adelya wrote on Jun 3, '06
:)...:)...:)...:)...:)...:)...:)...:) 300x lagi

(gak mau komen ah, cuma senyum aja. hihihi ^_^)
akmal wrote on Jun 3, '06
ihihihihihi dasar bulat! :D
kizzer wrote on Jun 3, '06
mas akmal lagi seneng pantai ya , themenya berubah oi :)
adelya wrote on Jun 3, '06
akmal said
ihihihihihi dasar bulat! :D
Biarin ah, yang penting mah luchu dan menawan. hahaha (meuni maksa)
eh tapi, mana???
dari tadi aku tidak melihat ayat-ayat cintamu disini??
tolong tunjukkan ayat-ayat cintamu? mau tau?
atau si aku kurang membaca pake kacamata hati ya disini.. hahaha :D
akmal wrote on Jun 4, '06
hidup anak pantai! (son of a beach... hahahaha)

ayat2 cinta? itu mah karangan om Habiburrahman el-Shirazy tea atuh... :D
adelya wrote on Jun 5, '06
hehehe... anak pantai??? kerang or siput dong??? :)))
soalnya kalo mutiara kebagusan ah-opsss maaf yaa...
abis hobiku sih mencerca dan gemar memaki sih...hihi

aduh kakakku, kaya yang akrab aja sapaannya make "OM" sama Habiburrahman el-shirazy tuh...:p
akmal wrote on Jun 5, '06
ih biarin tempo hari pas daku ke Lombok kan sempet beli mutiara bowwww.... buat... ehm ehm rahasia ahhhhhhahahaha... :D

iya kupanggil "Om" bukan karena akrab tp karena beliau emang dah cocok disebut "Om".. :D
adelya wrote on Jun 6, '06
taulah buat... kakak iparku kan??? hehehehehe....:D
tapi yang mana nich kakak iparku nya?-opssss....hihihihi

jadilah lelaki yang setia, jangan diobral ari "kata" teh...
kaya diskon aja :p
intinya, jangan tuturut daku... wekz...:p

oya, kalo soal sinetron dan skenario,
jangan kuatir...
kita anak2 stufvi lagi ngebahas "kesalahan terbesar perfilman dan sinetron di Indonesia"-lagi coba cara nanggulanginnya...

kalo ke Bandung, ikut aja forumnya... hehehe (promosi)

akmal wrote on Jun 6, '06
hihihihohohoho (apa siiih) :D
adelya wrote on Jun 7, '06
gak mau ngaku toh? hehehe :D
akmal wrote on Jun 8, '06
nggak mau nggak mau nggak mauuuuu.. :p
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help