Blog EntryNasib Perempuan di Negara LiberalJul 22, '06 2:09 AM
for everyone

assalaamu’alaikum wr. wb.

 

Negara-negara liberal selalu menyebut (atau menyangka) dirinya sendiri sebagai pembela hak-hak perempuan.  Jika tidak liberal, maka dianggapnya pastilah terjadi penindasan terhadap kaum Hawa.  Pola pergaulan yang dibatasi oleh agama disebut-sebut sebagai salah satu bentuk pembodohan bagi kaum perempuan.  Tapi apakah memang kenyataannya demikian?

 

Para penentang RUU APP membelokkan permasalahan sedemikian rupa dan menghembuskan opini bahwa RUU yang satu ini seolah-olah menganggap tubuh perempuan sebagai syetan yang mesti dibasmi.  Jika terjadi kekacauan sosial di masyarakat akibat aurat yang terbuka bebas, maka si pemilik aurat tidak bisa dipersalahkan.  Kaum lelakilah yang harus mampu menahan diri.  Begitulah teori mereka.

 

Sekarang, marilah menengok sedikit fakta dari negeri yang dijadikan kiblat liberalisme oleh umat manusia sedunia, yaitu Amerika Serikat (AS).  Berikut ini adalah fakta-fakta hasil survei yang saya kutip dari artikel karya Elisabeth Diana Dewi, B. Hs yang berjudul “Profil Keluarga di Barat”.  Artikel tersebut dapat ditemukan pada Jurnal Kajian Islam Al-Insan No. 3, Vol. 2, 2006.

  • Terjadi sekitar 960.000 aksi kekerasan setiap tahunnya pada pasangan intim maupun suami istri, menurut data tahun 1998.
  • Diperkirakan 3 juta perempuan telah mengalami penyiksaan fisik yang dilakukan baik oleh suami maupun pacar lelakinya.  Harap diingat, hal ini terjadi di sebuah negara yang mengaku selalu memuliakan kaum perempuan.
  • Dalam rentang waktu Nopember 1995 hingga Mei 1996, 25% perempuan Amerika dilaporkan telah diperkosa atau mengalami penyiksaan fisik oleh suami atau mantan suaminya, teman kumpul kebo maupun pacarnya.  Beginilah gambaran sikap kaum lelaki di negara yang mengaku lebih apresiatif terhadap kaum perempuan daripada pemerintahan Taliban di Afghanistan.
  • Sebanyak 324.000 perempuan setiap tahunnya mengalami kekerasan dari pasangan intimnya selama masa kehamilannya.  Selama masa kehamilan!
  • Lebih dari 3 orang perempuan dibunuh per harinya di AS oleh suami atau pacarnya sendiri.  Di tahun 2001, sebanyak 1.247 perempuan dibunuh oleh pasangan intimnya.  Jadi, selain dalam hal hubungan seks, di mana letak keintiman mereka?
  • Wanita hamil lebih cenderung menjadi korban pembunuhan daripada mati karena sebab lain.  No comment !
  • Pada tahun 1994, 37% perempuan yang mencari perawatan di emergency rooms disebabkan karena kekerasan yang mengakibatkan cedera dan luka-luka yang dilakukan oleh suami atau pasangan intim mereka.
  • Satu dari lima siswi SMA dilaporkan telah mengalami penyiksaan fisik dan / atau seksual oleh pacar mereka.  Jadi, sejak pacaran pun mereka sudah hobi mengumbar kekerasan.  Kepada orang yang (katanya) mereka cintai pun demikian, maka jangan heran menyaksikan kekejian yang terjadi di tanah-tanah jajahan mereka.
  • Selama tahun ajaran 1996-1997, diperkirakan terdapat 4.000 insiden pemerkosaan atau penganiayaan seksual di lingkungan sekolah di seluruh negara bagian.  Harap digarisbawahi fakta bahwa hal ini terjadi di lingkungan sekolah!
  • 76% perempuan di AS dilaporkan telah mengalami pemerkosaan atau penganiayaan fisik sejak usia 18 tahun oleh mantan atau pasangan kumpul kebo, suami atau pacarnya.  Kesimpulannya, sejak usia 18 tahun, sebagian besar perempuan di AS sudah hidup di 'neraka'.

Masihkah Anda percaya pada liberalisme?

 

wassalaamu’alaikum wr. wb.



17 CommentsChronological   Reverse   Threaded
chocoholicrystal wrote on Jul 22, '06
klo wanita diperlakukan seperti ini, perlu dipertanyakan pada kaum Adam. Kenapa ????? Apa yg terbesit di hati Kaum Adam, apa masih punya hati???
akmal wrote on Jul 22, '06
klo wanita diperlakukan seperti ini, perlu dipertanyakan pada kaum Adam. Kenapa ????? Apa yg terbesit di hati Kaum Adam, apa masih punya hati???
tanyakanlah pada para lelaki liberalis... :))
inci73 wrote on Jul 22, '06, edited on Jul 23, '06
akmal said
tanyakanlah pada para lelaki liberalis
Coba kita bertanya pada
rumput yang bergoyang ...:-))
funnyfunky wrote on Jul 22, '06
sudah pernah adakah penelitian spt ini di Indo??? kalo ada, aku yakin pasti jumlahnya gak kalah banyak mas.
adelya wrote on Jul 23, '06
mereka saja yang bukan hak, yang menyalah artikan apa itu liberalisme....
bukan dicipta dan diagungkan sebagai dasar kalimat tunggal...
kadang kita selalu menyalahkan paham or alirannya...padahal kesalahan terletak pada dasar manusia itu sendiri yang tak mengenal batas..

oya, kalo soal kekerasan dalam rumah tangga...sekarang ada siaran televisi di Afganistan yang dipandu oleh satu orang presenter wanita dengan konsep talkshow-yang pastinya membahas seputaran wanita dan keberadaannya-salah satu tema yang diangkat ya..itu tadi tentang kekerasan rumah tangga yang menyangkut tentang kondisi psikis-psikologi wanita yang merasa dirugikan.
acaranya bagus tuh....pesan kutipannya simpel tapi bener-bener kena...
bagus buat ditayangkan juga untuk negara-negara liberalis yang tak menghargai wanita...
lrscafe wrote on Jul 23, '06
Wanita itu indah. Seperti matahari. Matahari, kalau bisa turun ke bumi, kalaupun dibungkus seperti apapun pasti akan tetap bersinar. Makanya, wanita gak perlu buka-bukaan untuk tetap bersinar. Yang penting apa yang ada di dalam hatinya.

MT Wilson
www.majolelo.com
akmal wrote on Jul 23, '06
inci73 said
Coba kita bertanya pada
rumput yang bergoyang ...:-))
asal jgn goyang ngebor aja mbak... :)
akmal wrote on Jul 23, '06
sudah pernah adakah penelitian spt ini di Indo??? kalo ada, aku yakin pasti jumlahnya gak kalah banyak mas.
ga tau ya... di Indonesia mah pendataan blum bagus, lagipula masyarakatnya cenderung tertutup kalo soal urusan rumah tangga...
akmal wrote on Jul 23, '06
adelya said
sekarang ada siaran televisi di Afganistan yang dipandu oleh satu orang presenter wanita dengan konsep talkshow-yang pastinya membahas seputaran wanita dan keberadaannya-salah satu tema yang diangkat ya..
nonton dimana tuh? disiarin di Indonesia gak? :p
akmal wrote on Jul 23, '06
lrscafe said
Wanita itu indah. Seperti matahari. Matahari, kalau bisa turun ke bumi, kalaupun dibungkus seperti apapun pasti akan tetap bersinar. Makanya, wanita gak perlu buka-bukaan untuk tetap bersinar. Yang penting apa yang ada di dalam hatinya.

MT Wilson
www.majolelo.com
hmmm analogi yg cukup menarik...
caksafa wrote on Jul 24, '06
ibarat makanan tanpa bungkus, cepat busuk... coba dibungkus, pasti punya daya jual yang tinggi... kalo pembeli suka yang gampang busuk... wah itu pembelinya tertipu.
akmal wrote on Jul 24, '06
caksafa said
ibarat makanan tanpa bungkus, cepat busuk... coba dibungkus, pasti punya daya jual yang tinggi... kalo pembeli suka yang gampang busuk... wah itu pembelinya tertipu.
wakaka ada lagi nih analogi yg keren punya... :D
arvenda wrote on Jul 24, '06
data yg sangat sangat menarik!
makasih infonya mas, eh.. om.. mang..
adelya wrote on Jul 24, '06
akmal said
nonton dimana tuh? disiarin di Indonesia gak? :p
aku sendiri nonton peke parabola. baru bisa ketangkep pake parabola, indovision githu...
sayang bgt yaa, kalo di Indonesia belon ada acara yang seperti itu :(
akmal wrote on Jul 24, '06
arvenda said
makasih infonya mas, eh.. om.. mang..
panggil saya BOS !!! :D :D
akmal wrote on Jul 24, '06
adelya said
aku sendiri nonton peke parabola. baru bisa ketangkep pake parabola
ah curang, dasar si bulattttt... :D :p
loejelek wrote on Aug 11
tmpat nikih sirih dimna si mas....










































klo tmpat nikah sirih dmna mas............
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help