assalaamu'alaikum wr. wb.

Lho, kok dibaca juga?  Apa Anda tidak membaca larangan pada judulnya?  Tidak, saya yakin Anda telah membacanya dengan baik.  Lalu apa yang terjadi sebenarnya?  Yang terjadi adalah : rasa penasaran mendominasi akal Anda.  Itulah yang terjadi ketika kita melihat larangan-larangan penuh kemunafikan di sekitar kita.
  • Untuk 17 Tahun ke atas.
  • Untuk 21 Tahun ke atas.
  • Merokok dapat menyebabkan penyakit ini-itu, membuat hidup Anda sengsara dan kelak Anda akan terbaring tak berdaya di ruang ICU, kecuali jika Tuhan punya skenario lain untuk kematian Anda.
  • Kalau tidak suka dengan muatan dewasa, ya jangan beli!
Slogan atau bukan, sekedar ucapan atau label yang ditempel pada sebuah produk, sifatnya sama, yaitu : hipokrit!  Mengapa film-film yang mengandung unsur pornografi diperuntukkan justru bagi mereka yang sudah mengerti seks?  Kalau rokok memang merusak, mengapa harus dibiarkan beredar dimana-mana?

Kenyataannya, 'larangan' atau 'himbauan' tidak membuat sesuatu hal yang haram itu dijauhi, bukan?  Rasulullah saw. tidak pernah membagi-bagikan stiker 'haram' bagi minuman keras di Madinah.  Beliau langsung mengumumkan bahwa minuman keras itu haram hukumnya (setelah sebelumnya hukumnya berubah berangsur-angsur dari halal menjadi makruh), dan tidak seorang Muslim pun yang boleh menenggaknya sejak larangan itu diumumkan.  Tidak perlu stiker 'haram'.  Yang perlu adalah ketegasan.

Masyarakat Indonesia sudah sangat menderita karena larangan-larangan dan himbauan-himbauan setengah hati seperti ini.  Mereka malah makin terpancing dengan adanya label-label semacam itu, sebagaimana Anda juga tidak melenyapkan niat untuk membuka artikel ini setelah membaca judulnya.  Yang perlu kita perjuangkan bukanlah labelisasi, karena Islam tidak pernah ditempel di atas jidat atau dijahit ke baju kita.  Yang perlu diperjuangkan adalah ketegasan.  Haram adalah haram, dan haram itu artinya mesti dimusnahkan.

wassalaamu'alaikum wr. wb.



44 CommentsChronological   Reverse   Threaded
missjuleha wrote on Feb 28, '07
hahaha... awalnya penasaran akmal bikin blog vulgar :))
herudoang wrote on Feb 28, '07
kan saya bacanya lewat email, jadi langsung kebuka he he he
yuliarso wrote on Feb 28, '07
hehe...judulnya heboh sih bikin penasaran :P
missjuleha wrote on Feb 28, '07
akmal said
Beliau langsung mengumumkan bahwa minuman keras itu haram hukumnya (setelah sebelumnya hukumnya berubah berangsur-angsur dari halal menjadi makruh)
masak sih???
klo dari yg gw baca...seinget gw sih... klo minuman yg memabukkan baru haram...
klo diminum buat ngangetin badan (misalnya di daerah berhawa dingin) hukumnya haram yaa??? pdhl tujuannya bukan buat mabuk2an tp buat hangatin badan....
inimona wrote on Feb 28, '07
berjuta alasan memang mudah dibuat..
cheanjas wrote on Feb 28, '07
masak sih???
klo dari yg gw baca...seinget gw sih... klo minuman yg memabukkan baru haram...
klo diminum buat ngangetin badan (misalnya di daerah berhawa dingin) hukumnya haram yaa??? pdhl tujuannya bukan buat mabuk2an tp buat hangatin badan....
tergantung tujuannya lah..
dalam obat batuk juga ada alkoholnya.. tapi kan tujuannya buat sembuh,,,
asal jangan hangatin badan sambil mabok aja,,..
reipras94 wrote on Feb 28, '07
judulnya manas-manasin sih......
hehehehehe........
missjuleha wrote on Feb 28, '07
inimona said
berjuta alasan memang mudah dibuat..
klo ngomong disertain dalil yg jelas ....
missjuleha wrote on Feb 28, '07
tergantung tujuannya lah..
dalam obat batuk juga ada alkoholnya.. tapi kan tujuannya buat sembuh,,,
asal jangan hangatin badan sambil mabok aja,,..
bener bgt....
missjuleha wrote on Feb 28, '07
inimona said
berjuta alasan memang mudah dibuat..
Islam menjaga akal. Oleh kerana itu Islam mengharamkan setiap yang memabukkan seperti khamr (minuman keras), narkoba dan rokok.

Allah SWT berfirman:

“artinya : Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamr (minuman keras), berjudi, (berkorban untuk) berhala dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan itu) agar kamu beruntung.” [Al-Maa-idah: 90]

Khamr adalah apa-apa yang menutup akal, baik bentuk-nya basah maupun kering, yang dimakan atau diminum dan setiap yang MEMABUKKAN adalah sumber dari segala kejelekan, sarangnya dosa dan pintu setiap kejelekan. Barang-siapa yang tidak menjauhkannya, maka ia telah durhaka kepada Allah SWT dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ia berhak mendapatkan hukuman, siksa, adzab dan diancam dengan masuk Neraka. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus untuk menghalalkan yang baik-baik dan mengharamkan yang jelek-jelek.

Allah SWT berfirman:

“…Dan yang menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan yang mengharamkan bagi mereka segala yang buruk…” [Al-A’raaf: 157]
cheanjas wrote on Feb 28, '07
“…Dan yang menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan yang mengharamkan bagi mereka segala yang buruk…”
jadinya makan tape juga... kalo sampe mabok bisa haram ya ngga...
minum alkohol kalo buat obat atau kearah kebaikan ngga papa... gitu?
btw thanks ya juleha,,,
missjuleha wrote on Feb 28, '07
dr ayat diatas..udah jelas klo hal yg memabukkan itu haram... nah pertanyaan gw... klo kita minum gk mabuk haram gk?????
gw butuh jawaban disertai dalil!!!
klo minum obat (yg mengandung khamr) haram gk hukumnya????
missjuleha wrote on Feb 28, '07
jadinya makan tape juga... kalo sampe mabok bisa haram ya ngga...
minum alkohol kalo buat obat atau kearah kebaikan ngga papa... gitu?
btw thanks ya juleha,,,
lah kok nanya gw... gw malah nanya akmal??? and butuh jawaban logis disertai dalil2 .....
sya2 wrote on Feb 28, '07
memang benar kata mona, berjuta alasan bisa aja dibuat-buat oleh orang yg nggak mau njalanin syariat...
kayak ada yg bilang babi itu halal dll... padahal udah jelas2 di Qur'an dinyatakan bahwa babi itu HARAM. udah titik ! Khamr itu HARAM . udah titik !
jangan trus dicari2 pembenaran utk mengingkarinya..
syifa95 wrote on Feb 28, '07
kl menurut saya seh... kalo yang haram itu tetap haram. sedikit ato banyak ukurannya. dan lagi kalo kita / manusia bikin dalih sih bisa aja ya.. kalau kita masih bisa menghindarinya, kenapa tidak. toh misal kita ga minum itu, kan masih bisa bertahan dengan cara yang lain ya nggak.
cheanjas wrote on Feb 28, '07
sya2 said
bahwa babi itu HARAM. udah titik !
kalo kita dalam keadaan darurat terdampar di pulau... ngga ada makanan apapun kecuali babi gimana... mendingan makan (karena menyanyangi badan adalah ajaran Islam), atau memilih tidak makan beresiko mati kelaperan ?

*nanya karena saya merasa masih bodoh....
missjuleha wrote on Feb 28, '07
kalo kita dalam keadaan darurat terdampar di pulau... ngga ada makanan apapun kecuali babi gimana... mendingan makan (karena menyanyangi badan adalah ajaran Islam), atau memilih tidak makan beresiko mati kelaperan ?

*nanya karena saya merasa masih bodoh....
Keadaan Darurat Membolehkan Yang Haram
Darurat (adh-dharurat) menurut Imam As-Suyuthi dalam Al-Asybah wa an-Nazha`ir
hal. 61 adalah sampainya seseorang pada batas ketika ia tidak memakan yang
dilarang, ia akan binasa (mati) atau mendekati binasa. Semakna dengan ini,
darurat menurut Syaikh Taqiyuddin An-Nabhani dalam Asy-Syakhshiyah Al-Islamiyah
III/477 adalah keterpaksaan yang sangat mendesak yang dikhawatirkan akan
menimbulkan kebinasaan/kematian (al-idhthirar al-mulji` alladzi yukhsya minhu
al-halak).
Itulah definisi darurat yang membolehkan hal yang haram, sebagaimana termaktub
dalam kaidah fiqih termasyhur : adh-dharuratu tubiihu al-mahzhuuraat (keadaan
darurat membolehkan apa yang diharamkan) (Abdul Hamid Hakim, As-Sulam, hal.
59). Kaidah itu berasal dari ayat-ayat yang membolehkan memakan yang haram
seperti bangkai dan daging babi dalam kondisi terpaksa. Misalnya QS Al-Baqarah
[2] : 173 dan QS Al-Maidah [5] : 3.
Contoh penerapannya, misalnya ada orang kelaparan yang tidak memperoleh
makanan kecuali daging babi, atau tidak mendapat minuman kecuali khamr, maka
boleh baginya memakan atau meminumnya, karena darurat.
akmal wrote on Feb 28, '07
masak sih???
klo dari yg gw baca...seinget gw sih... klo minuman yg memabukkan baru haram...
klo diminum buat ngangetin badan (misalnya di daerah berhawa dingin) hukumnya haram yaa??? pdhl tujuannya bukan buat mabuk2an tp buat hangatin badan....
itu fatwanya Ulil Abshar Abdalla tuh... :)
akmal wrote on Feb 28, '07, edited on Feb 28, '07
saya jawab satu persatu ya....

1. Khamar tidak menjadi halal di tempat dingin
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/11/cn/6665

2. Kehalalan makanan yang mengandung alkohol (misalnya tape)
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/11/cn/4930

3. Mabuk bukan hanya hilangnya kesadaran, melainkan juga termasuk berkurangnya kesadaran
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/1/cn/9067

4. Alkohol dalam obat
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/11/cn/1066
akmal wrote on Feb 28, '07, edited on Feb 28, '07
kalo mengenai kondisi darurat, itu lain masalahnya....

misalnya manusia boleh mengkonsumsi narkoba kalau hendak dibedah, wajar kan?? boleh makan babi kalau dipaksa (ini banyak dialami oleh Muslim Maluku saat ditawan oleh musuh2nya saat kerusuhan dahulu)... bahkan mengaku murtad pun boleh kalau memang taruhannya adalah nyawa (fatwa Rasulullah saw. untuk Ammar bin Yasir ra., kalo gak salah)...

jadi masalah darurat adalah bab tersendiri di luar urusan khamr, karena tidak spesifik hanya soal khamr saja...

tapi saya agak ragu bahwa alasan darurat bisa digunakan dalam kasus di pulau yg hanya ada babi... keraguan saya ada dalam beberapa poin :
1. apakah SELURUH pulau itu sudah ditelusuri?
2. saya ragu ada pulau yg isinya hanya Babi saja yg bisa dimakan :) saya yakin pasti ada bahan makanan lain, misalnya kelapa (di pantai kan biasanya ada tuh)
3. apakah sudah benar-benar darurat? 1 hari gak makan belum termasuk darurat lho... paling baru lemes doank, belum mengancam nyawa kan... jadi jgn sampe blum makan sehari langsung mengumumkan kondisi darurat dan bebas makan apa aja... :)
akmal wrote on Feb 28, '07
udaidur wrote on Feb 28, '07
tenkyu Mal uraiannya, jadi makin tau deh ^_^
bangerwin wrote on Feb 28, '07
Ua kira apaan, Judulnya mengerikan.
akmal wrote on Feb 28, '07
udaidur said
tenkyu Mal uraiannya, jadi makin tau deh ^_^
sama2 bos... :D
akmal wrote on Feb 28, '07
Ua kira apaan, Judulnya mengerikan.
heuheuheu... tertipuuuuuuu :p
nur1man wrote on Feb 28, '07
akmal said
Lho, kok dibaca juga? Apa Anda tidak membaca larangan pada judulnya? Tidak, saya yakin Anda telah membacanya dengan baik. Lalu apa yang terjadi sebenarnya? Yang terjadi adalah : rasa penasaran mendominasi akal Anda
Itu mah tergantung diri masing-masing :)... yang pasti saya buka bukan karena judulnya fulgar tapi, saya yakin bahwa isinya tak seperti judulnya ("Pokoknya mah percaya lah sama tulisannya") insayaAllah gak bakalan menyimpang.... ya g Uda.... :)
akmal wrote on Feb 28, '07
nur1man said
Itu mah tergantung diri masing-masing :)... yang pasti saya buka bukan karena judulnya fulgar tapi, saya yakin bahwa isinya tak seperti judulnya ("Pokoknya mah percaya lah sama tulisannya") insayaAllah gak bakalan menyimpang.... ya g Uda.... :)
huehehehe.... :D
rovich wrote on Feb 28, '07
thx uda...jadi nambah nih TAU nya....padahal tadi agak penasaran juga..kira2 tulisan apa yang di buat uda ttg hal2 vulgar..hehehe...tapi kok malah bahas "mabok" ya...lagian kan khamr n prend itu minuman SETAN...kalo tetap aja di minum manusia...ntar setan nya minum apa donk...??!!!
hihihihi...sori just joke......keep writing ya uda.....MERDEKA!!!

wassalam,
akmal wrote on Feb 28, '07
rovich said
thx uda...jadi nambah nih TAU nya....padahal tadi agak penasaran juga..kira2 tulisan apa yang di buat uda ttg hal2 vulgar..hehehe...tapi kok malah bahas "mabok" ya...lagian kan khamr n prend itu minuman SETAN...kalo tetap aja di minum manusia...ntar setan nya minum apa donk...??!!!
hihihihi...sori just joke......keep writing ya uda.....MERDEKA!!!

wassalam,
MERDEKA juga deh... :D
verafun wrote on Feb 28, '07
duh kena nih vey....!!!!!!


Perangkaaapp!!!!
sakurazahro wrote on Feb 28, '07
saya tau judul sebuah postingan bisa menipu, kalo tidak dengan judul sprti ini mana mungkin orang2 mau masuk ke sini, saya merasa bahwa judul yang tertulis tidaklah berisi tulisan2 yang buruk.
Ah manusia selalu saja beralasan untuk menghalalkan apa yang sebenarnya diharamkan.
Itu hanya untuk menutupi kebodohan dirinya sendiri.
Apakah babi menjadi halal karena di pelihara di tempat yang bersih, apakah khamr menjadi halal di tempat yang dingin?
Untuk obat2an pun apabila ada yang tdk beralkohol mengapa tidak memilih yang tdk beralkohol.
Toh obat hanyalah sarana kita untuk berikhtiyar dari penyakit, masalah penyembuhannya adalah bergantung pada Allah.
Kalo saya mending ga mau deh debat ama orang2 yang di atas tadi mereka hanya ingin cari sebuah pembenaran atas pendapat mereka tapi tidak ingin mencari kebenaran yang hakiki.
zanza07 wrote on Feb 28, '07
akmal said
Lho, kok dibaca juga? Apa Anda tidak membaca larangan pada judulnya? Tidak, saya yakin Anda telah membacanya dengan baik.
Maap pak !! keyakinan anda salah...
Saya tidak membacanya dengan baik..!! ;P
funnyfunky wrote on Feb 28, '07
Kalo aku sih, hampir slalu klik postingan akang akmal. baik itu vulgar maupun gak...
benwal wrote on Feb 28, '07
sama... gw buka justru karena Akmal yg nulis, hehehe... thx boss, tulisannya
disasterhead wrote on Feb 28, '07
emang sudah budaya
anpratomo wrote on Feb 28, '07
akmal said
Khamar tidak menjadi halal di tempat dingin
Sedikit tambahan aja dari saya mengenai alkohol di tempat dingin. Setahu saya, secara ilmiah banyak yang membuktikan bahwa alkohol jika diminum, dapat berperan sebagai vasodilator. Kebetulan saya pernah sedikit menulis tentang ini di MP saya (http://anpratomo.multiply.com/journal/item/25). Di jurnal ini, saya juga cantumkan beberapa link yang membahas mengenai hypothermia dan alkohol Sebetulnya, kalau meucari di internet juga banyak kok sumber2nya.

Ini sedikit saya kutipkan dari MP saya:

Dengan sifat vasodilatornya ini, alkohol menyebabkan pelebaran pembuluh darah di dekat permukaan tubuh (pembuluh darah perifer). Vasodilatasi pada pembuluh darah ini menyebabkan darah mengalir lebih lancar ke daerah dekat permukaan tubuh, sehingga pengkonsumsi alkohol merasa lebih hangat dan biasanya wajahnya memerah (flushing). Meskipun demikian, rasa hangat ini ternyata misleading, karena vasodilatasi juga menyebabkan tubuh kehilangan panas lebih cepat. Jika ini terjadi pada orang yang sedang berada di lingkungan bersuhu rendah, misalnya saat winter atau saat sedang berolahraga air, maka bisa menyebabkan hypothermia.


Wallahu a'lam
wahyu25 wrote on Feb 28, '07
akmal said
tapi saya agak ragu bahwa alasan darurat bisa digunakan dalam kasus di pulau yg hanya ada babi...
lha kalau satu pulau isinya babi doang, trus babinya makan apa yaaa ?
Babi kanibal ... hiiii
wahyu25 wrote on Feb 28, '07
judulnya provoke banget, udah dilewat beberapa kali, akhirnya baca juga ... eh ternyata, orang lain justru terpancing duluan ... untung yang di debat ustadz akmal ... :D
akmal wrote on Feb 28, '07
hiks hiks... saya jadi terharu...
rupanya meskipun judulnya kayak gitu kalian masih tetap yakin tulisan saya gak bakal vulgar ya... hiks hiks... :D
elqassam wrote on Mar 1, '07
akmal said
Tidak perlu stiker 'haram'. Yang perlu adalah ketegasan.
setuju kang... sebenarnya, aturan di indonesia udah "cukup" baik (bukan udah baik loh).. tapi aturan itu hanya sekedar hiasan pelengkap perpustakaan saja... ketegasan dalam mengaplikasikan aturan yang sangat sangat sangat kurang...

atau... walaupun aturan negara belum memuat dengan aplikasinya, saya rasa kekuatan hukum agama sudah cukup mampu mengikatnya,,, yah balik lagi deh... ^_^

akmal wrote on Mar 1, '07
setuju kang... sebenarnya, aturan di indonesia udah "cukup" baik (bukan udah baik loh).. tapi aturan itu hanya sekedar hiasan pelengkap perpustakaan saja... ketegasan dalam mengaplikasikan aturan yang sangat sangat sangat kurang...

atau... walaupun aturan negara belum memuat dengan aplikasinya, saya rasa kekuatan hukum agama sudah cukup mampu mengikatnya,,, yah balik lagi deh... ^_^

sayangnya banyak yg beragama seenaknya bos... :D
elqassam wrote on Mar 1, '07
akmal said
sayangnya banyak yg beragama seenaknya bos... :D
iya kang... makanya saya tulis... "yah balik lagi deh" ^_^
droppingzone wrote on Mar 1, '07
akmal said
Mereka malah makin terpancing dengan adanya label-label semacam itu, sebagaimana Anda juga tidak melenyapkan niat untuk membuka artikel ini setelah membaca judulnya.
Wah membabibuta dong ya? [Dah Babi haram, buta lagi ya?]. Terpancing kan bisa macam2 tuh oom. Ada yang negatif dan positif. Misalnya, kenapa ya yang namanya Akmal ini bikin artikel yang berjudul demikian? Apakah ini negatif? Lha jangankan soal vulgar, seks, dan kekerasan.... soal ketuhanan gimana? Malah lebih ga boleh lagi terpancing ya? Padahal kalo lihat Quran, keterpancingan yg positif itu malah dihimbau. Nabi terpancing mempertanyakan tuhan, dll. Untung yang baca insya Allah pada baik2 semua ya, jadi ga terpancing untuk membalas pernyataan "melenyapkan" di atas itu dengan negatif ya. Alhamdulillah
akmal wrote on Mar 1, '07
Wah membabibuta dong ya? [Dah Babi haram, buta lagi ya?]. Terpancing kan bisa macam2 tuh oom. Ada yang negatif dan positif. Misalnya, kenapa ya yang namanya Akmal ini bikin artikel yang berjudul demikian? Apakah ini negatif? Lha jangankan soal vulgar, seks, dan kekerasan.... soal ketuhanan gimana? Malah lebih ga boleh lagi terpancing ya? Padahal kalo lihat Quran, keterpancingan yg positif itu malah dihimbau. Nabi terpancing mempertanyakan tuhan, dll. Untung yang baca insya Allah pada baik2 semua ya, jadi ga terpancing untuk membalas pernyataan "melenyapkan" di atas itu dengan negatif ya. Alhamdulillah
trus masalahnya......?
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help