assalaamu’alaikum wr. wb.
Apa yang kaulihat dari tanganmu? Tidakkah kau menyadari betapa besar kemampuan jari-jari dan lengan manusia? Tidakkah kau merasakan aliran energi yang mengalir ajaib yang menggerak-gerakkan setiap persendian di tangan?
Apa yang kaulihat dari tangan manusia? Apa saja yang sudah Anda lakukan dengan tangan itu? Apa saja yang bisa dilakukan oleh tangan itu?
Tangan monyet didesain khusus keperluan memanjat dan menggenggam dahan-dahan pohon. Jari-jarinya panjang dan kuat, memungkinkannya untuk menahan beban tubuhnya ketika sedang bergelantungan di pohon. Bahkan mereka dapat melompat dari dahan ke dahan dengan cepat dan stabil karena kehebatan jemarinya itu.
Elang dilengkapi dengan cakar yang digunakannya untuk bertengger di dahan pohon yang tinggi atau untuk mencengkeram mangsa, misalnya ikan dan ular. Cengkeramannya sangat kuat, dan kukunya pun menghujam ke dalam daging mangsanya yang malang. Tidak ada ikan yang bisa melepaskan diri dari cengkeraman elang, kecuali barangkali karena keberuntungan.
Harimau juga memiliki cakar di keempat tungkainya, namun tidak bisa mencengkeram. Tungkai depannya biasa digunakan untuk menghentikan gerak mangsanya agar kemudian leluasa untuk digigit, terutama di bagian lehernya. Kalau sudah demikian, kecil sekali kemungkinan mangsanya itu bisa lolos.
Gajah menggunakan belalainya bagaikan tangan manusia. Seekor gajah bahkan bisa memungut sebutir kacang dengan belalainya. Belalainya itu juga berguna untuk minum, menyuap makanan, menyiramkan air ke seluruh tubuhnya pada saat mandi, dan sebagainya.
Tentu saja tangan manusia tidak bisa dibandingkan dengan tangan para hewan. Masing-masing hewan memiliki spesialisasinya sendiri-sendiri. Gajah tentu tidak bisa memanjat pohon selincah monyet, dan harimau pun tidak bisa mencengkeram ikan sebagaimana elang. Mereka hidup dengan caranya masing-masing. Kita tidak akan menjumpai harimau berlompatan di antara pohon, atau gajah yang berburu ikan.
Akan tetapi, tangan manusia adalah tangan yang serba bisa. Boleh saja para monyet menyombongkan dirinya sebagai pemanjat pohon yang lebih baik, tapi toh mereka tidak bisa mengetik di keyboard dengan luwes. Tangan mereka pun tidak didesain untuk membantunya berenang, misalnya. Bagi mereka, menjahit adalah pekerjaan yang amat sulit, semata-mata karena masalah anatomi.
Gajah pun boleh berbangga hati memiliki belalai yang serba bisa, tapi kemampuannya itu masih kalah lengkap dengan tangan manusia. Gajah bahkan tidak bisa menggaruk pantatnya sendiri. Gajah pun tidak bisa melukis dengan baik, karena pensil atau spidol akan terlalu sulit untuk digunakan oleh belalainya itu. Dia bisa membuat gambar-gambar sederhana, namun tidak akan bisa menggarap detil sebuah gambar layaknya seorang desainer grafis.
Mungkin tangan kita ini kalah handal dari para hewan dalam hal-hal yang menjadi spesialisasinya, misalnya memanjat, berenang, mencengkeram, mencakar, menggali, dan sebagainya. Akan tetapi tangan manusialah yang bisa melakukan semuanya itu dengan cukup baik. Ini karena Allah telah memberikan anatomi tangan dan jari-jemari yang amat lengkap untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidup manusia.
Dengan tangan ini, kita bisa mengusap lembut kepala anak-anak kita, namun juga bisa menghajar kepala lawan dengan kencang. Tangan manusia bisa membantu kita melilitkan perban di tubuh pasien, atau bisa juga menikam pisau di tubuh musuh. Tangan ini pula yang memungkinkan kita untuk merakit komputer, merajut, menjinjing, merobek, mencakar, menyemir sepatu, mencekik, menggenggam, menyikut, mengangkat, mengayun, melempar, membanting, dan berbagai alternatif gerakan lainnya. Adakah tangan makhluk lain yang lebih sempurna daripada tangan manusia?
Apa yang kaulihat dari tanganmu? Yang saya lihat adalah keajaiban yang tidak dapat saya mengerti sepenuhnya.
wassalaamu’alaikum wr. wb.