Link: http://ulul4lb4b.multiply.com/journal/item/35/Muhammad_SAW_Guntur_Roml...

Berbohong agaknya sudah menjadi refleks bagi para kader militan JIL. Terhadap Guntur Romli, saya punya catatan khusus, semacam masalah pribadi yang belum terselesaikan. Sampai detik ini saya masih merasa sebagai korban atas fitnah yang dilancarkannya lewat Majalah Tempo dulu, yaitu ketika ia mengatakan bahwa Gus Dur tidak pernah menyebut Al-Qur'an sebagai Kitab Suci porno. Padahal yang menyebutnya pertama kali adalah situs resmi JIL sendiri, bukan saya atau orang lain. Sekarang manusia yang satu ini bahkan berani berkata-kata dusta tentang Rasulullah saw., yang pada intinya adalah bahwa Rasulullah saw. belajar banyak dari kaum cendekiawan Kristen di Arab dahulu. Hasil dari proses pembelajaran itu adalah ajaran Islam yang kita kenal sekarang.

Na'uudzubillaah...

Mari kita 'nikmati' sanggahan dari saudara kita yang satu ini (Qosim Nursheha Dzulhadi), sebagai sesama alumnus Universitas Al-Azhar yang terkemuka. Allah, Rasul-Nya dan seluruh pengikutnya hingga akhir jaman akan menjadi saksi siapa pendusta sebenarnya.

17 CommentsChronological   Reverse   Threaded
arvenda wrote on Sep 6, '07
masya Allah ...
lastepisode wrote on Sep 6, '07
Bicara soal JIL, saya ingat sesuatu. Konon, karena sudah kehabisan bahan untuk menjelek-jelekkan Islam, mereka sampai membuat tulisan tentang Nabi Sulaiman. Mereka menulis, kenapa Nabi Sulaiman ingin Ratu Bilqis dan Kerajaan Saba bergabung dengan Kerajaan Sulaiman? Karena Nabi Sulaiman iri dengan Ratu Bilqis dan serakah ingin menggabungkan dua kerajaan itu. Astaqfirullah ...

Begitulah kalau orang yang kurang kerjaan sekaligus kurang keimanan. Mereka selalu mencari-cari kelemahan-kelemahan Islam.

Nauzubillahi min zalik!
akmal wrote on Sep 6, '07
Bicara soal JIL, saya ingat sesuatu. Konon, karena sudah kehabisan bahan untuk menjelek-jelekkan Islam, mereka sampai membuat tulisan tentang Nabi Sulaiman. Mereka menulis, kenapa Nabi Sulaiman ingin Ratu Bilqis dan Kerajaan Saba bergabung dengan Kerajaan Sulaiman? Karena Nabi Sulaiman iri dengan Ratu Bilqis dan serakah ingin menggabungkan dua kerajaan itu. Astaqfirullah ...

Begitulah kalau orang yang kurang kerjaan sekaligus kurang keimanan. Mereka selalu mencari-cari kelemahan-kelemahan Islam.

Nauzubillahi min zalik!
lama2 mungkin muncul teori : kenapa Allah menciptakan Iblis?

jawaban versi mereka (kira2) : supaya ada yg bisa disiksa sama Allah di neraka nanti.... :p

parah bener dah....!!!
lastepisode wrote on Sep 6, '07
akmal said
lama2 mungkin muncul teori : kenapa Allah menciptakan Iblis?

jawaban versi mereka (kira2) : supaya ada yg bisa disiksa sama Allah di neraka nanti.... :p

parah bener dah....!!!
maklumlah bang akmal, mereka kan udah dibayar. orang yang udah dibayar kan harus ngejar setoran.

waktu dulu teater utan kayu (tuk) dan radio 68 h rame-rame didemo warga utan kayu, esoknya dubes amrik maen ke sono. jelaslah, tujuannya mau memberi semangat orang-orang jil itu agar tidak gentar dan agar selalu "istigomah" dengan "perjuangan" mereka ....
akmal wrote on Sep 6, '07
maklumlah bang akmal, mereka kan udah dibayar. orang yang udah dibayar kan harus ngejar setoran.

waktu dulu teater utan kayu (tuk) dan radio 68 h rame-rame didemo warga utan kayu, esoknya dubes amrik maen ke sono. jelaslah, tujuannya mau memberi semangat orang-orang jil itu agar tidak gentar dan agar selalu "istigomah" dengan "perjuangan" mereka ....
oooo baru tau tuh kalo dubes amrik pernah ber-"tawaashaw bishshabr" (versi JIL) dengan mereka... :D
Comment deleted at the request of the author.
senonarisworo wrote on Sep 7, '07
kasihan orang2 JIL itu, ternyata pada kena penyakit jiwa rendah diri, berjiwa loser dan sindrom akut minderan. Padahal mereka punya otak lumayan pinter2. Sayang sekali.....
ulul4lb4b wrote on Sep 10, '07
Terima kasih teman-teman, sudah comment on my simple article. Semoga bermanfaat. Alhamdulillah, sudah dimuat di www.hidayatullah.com dalam rubrik "Opini". Selamat berjuang dalam menegakkan kebenaran para ikhwah semuanya!
akmal wrote on Sep 10, '07
Terima kasih teman-teman, sudah comment on my simple article. Semoga bermanfaat. Alhamdulillah, sudah dimuat di www.hidayatullah.com dalam rubrik "Opini". Selamat berjuang dalam menegakkan kebenaran para ikhwah semuanya!
ada salam dari Bang Adian Husaini bos... :)
qosim wrote on Dec 3, '07
Wah, alhamdulillah. Salam balik Mas Akmal. Salam kangen buat Mas Adian, CS. Kapan ke Medan tuh Mas Adian?????
akmal wrote on Dec 10, '07
qosim said
Wah, alhamdulillah. Salam balik Mas Akmal. Salam kangen buat Mas Adian, CS. Kapan ke Medan tuh Mas Adian?????
hehe... nanti saya tanyain dulu sama Bang Adian yah... :D
cart0lo88 wrote on Dec 19, '07
waduh.. mbok ya nggak pake ngatain yg engga engga sama mereka. lebih baik kalo kita nggak setuju dg mereka ya udah di tanggapi dg tulisan...adu argumen, mereka berjasa loh... paling tidak membuat kita jadi berfikir aktif.
akmal wrote on Dec 24, '07
waduh.. mbok ya nggak pake ngatain yg engga engga sama mereka. lebih baik kalo kita nggak setuju dg mereka ya udah di tanggapi dg tulisan...adu argumen, mereka berjasa loh... paling tidak membuat kita jadi berfikir aktif.
Fir'aun juga membuat Nabi Musa as. berpikir aktif toh? tapi gak pernah tuh disebut berjasa... :p
njauhari wrote on Jan 14, '08
Yang Benar akan Semakin Benar dan yang salah akan ketauhuan salahnya
jinggoloba wrote on Jun 2, '08
syariah tanpa makrifat itu buta, makrifat tanpa syariat itu lumpuh ... ya beginilah wajah kaum muda islam yang hanya sedikit tau fiqih ibadah sudah merasa paling benar lalu menghakimi yang lain salah .. coba apakah munakaha itu masuk ibadah apa muamalah? pasti jawabannya ibadah hehehe ....banyak belajar banyak tahu dan tunduk pada ilmu Allah SWT
jinggoloba wrote on Jun 2, '08
Tulisan Pak Guntur tentang sejarah kenabian Muhammad sangat informatif,
dalam, dan memerlukan kerja keras, dan tentu "long order". In my opinion,
tulisan Pak Guntur plus bukunya- meski saya belum baca, tampaknya akan
menuai "badai" di negeri ini.
Persoalannya ada perbedaan pandangan antara sosok Nabi Muhammad antara Pak
Guntur dan sebagian umat Islam di negeri. Muslim di kita umumnya memandang
Muhammad bukan manusia biasa, ruhnya sudah ada sebelum manusia ada, dan
penuh metafisis yang tidak bisa didekati akal manusia.
Sementara kajian Pak Guntur mengandalkan pendekatan akal, hermeneutics, dan
antropologis yang biasa digunakan untuk menelusuri sejarah manusia "biasa".
Sedang Muhammad dianggap sebagian pengikutnya bukan manusia biasa.
Jadi silang sengketanya akan terletak pada "manusia biasa" dan "bukan
manusia biasa".
Pak Guntur sorry buangeet, saya bukan anti JIL.
ceumimin wrote on Sep 26, '08
Oh Guntur Romli tho..
Di Cairo..anak ini ngga dianggap kok dek...
Sayang sekali dia mau lari kemana..
Add a Comment
   



Ingin mengadakan kajian Pemikiran Islam di sekolah, kampus, atau di masjid lingkungan Anda? Hubungi INSIGHTS (Institute for Islamic Thoughts) melalui e-mail di islam.insights@gmail.com