Ini lagu-lagu yang belakangan ini selalu saya setel di MP4 Player saya... Keren abiiiissss...
Tidepool Telegraph -- Ini lagu yang pantas disebut 'jenius'. Nggak jelas rumusannya gimana, nggak jelas juga beat-nya gimana, tapi pokoknya masuk banget deh. Padahal yang membawakannya adalah band side project-nya Matt Cameron. Tau Matt Cameron? Dia ini drummer handal jebolan Soundgarden dan sekarang lagi aktif di Pearl Jam. Tapi musiknya jauuuuuh banget dari materi-materi dua band terdahulunya.
Thirty-Three -- Ini lagu favorit saya dari seluruh lagu The Smashing Pumpkins (setidaknya dari semua lagu bikinan mereka yang saya pernah dengar). Enak banget deh, coba aja sendiri.
Long Road to Ruin -- Lagu ini ada di album terbaru milik Foo Fighters. Saya suka lagu-lagu yang 'kontinuitasnya tinggi'. Bingung? Wajar, soalnya ini istilah saya sendiri hehee... Maksudnya, lagu-lagu yang kontinuitasnya tinggi itu adalah lagu-lagu yang tetap intens dari awal sampai akhir, jadi kalau harus dipilih best part-nya pasti susah. Nah, Long Road to Ruin ini adalah salah satu lagu yang seperti itu!
1979 -- Ini adalah lagu The Smashing Pumpkins yang diaransemen ulang oleh band yang kurang beken di Indonesia, yaitu Young Love. Biarpun kurang beken, tapi versi bikinan mereka yang ini sih T.O.P.B.G.T. dah...!
Reunion -- Ini lagu terakhir dari album kedua Collective Soul yang self-titled itu. Lagunya enak banget, cozy, bikin perasaan jadi tentram dan nyaman... hmmmm....
Suicidal Dream -- Walaupun liriknya gak perlu ditiru sama sekali dalam kehidupan nyata, tapi lagu dari album pertama Silverchair ini keren abisssssss. Lumayan lah buat nostalgia masa-masa SMA dulu hehehe...
The Chokin Kind -- Lagu Joss Stone yang satu ini dijamin enak buat kuping normal milik siapa pun. Coba aja kalo nggak percaya!!!
| Tidepool Telegraph | | The Scroll And Its Combinations | | Wellwater Conspiracy | | | Thirty-Three | | The Aeroplane Flies High Disc 5 | | Smashing Pumpkins | | | Long Road to Ruin | | Echoes, Silence, Patience and Grace | | Foo Fighters | | | 1979 | | Spin/Myspace Smashing Pumpkins Tribute Album | | Young Love | | | Reunion | | Collective Soul | | Collective Soul | | | Suicidal Dream | | Frogstomp | | Silverchair | | | the chokin kind | | | | | |
Ini beberapa track sik asik yang cocok buat jep-ajep hahaha... | Tidepool Telegraph | | The Scroll And Its Combinations | | Wellwater Conspiracy | | | My Wave | | Superunknown | | Soundgarden | | | Killing In The Name | | Rage Against The Machine | | Rage Against The Machine | | | Dam That River | | Music Bank Disc 2 | | Alice in Chains | | | Drawing Flies | | Badmotorfinger | | Soundgarden | | | bruce springsteen radio nowhere | | | | | | | War Pigs | | B-Sides And Rarities | | CAKE | |
Belum lama ini nonton konsernya Peter Pan yang ada bintang tamunya, yaitu si Giring dari Nidji... Kayaknya Peter Pan udah jadi salah satu band paling top se-Indonesia ya... Nggak bisa dipungkiri sih penjualan album plus marketingnya bagus. Tapi menurut saya band ini masih jauh dari predikat yang terbaik. Emang easy listening sih, but that's it ! Nggak ada yang spesial banget, at least dibandingkan dengan lagu-lagu di bawah ini.
Nah, sesuai judul, mudah-mudahan lagu ini membuat kita semua ingat bahwa musikus Indonesia banyak yang lebih canggih daripada Peter Pan.
Bintang Kecil -- Inilah lagu Indonesia dengan solo gitar terbaik (versi saya!). Dibawakan oleh Plastik yang cuma bertahan sampai tiga album, padahal musikalitasnya gileeeeeeeeeeeeeeee mengerikan!!! Dari lima personel Plastik, barangkali hanya Ipang (vokal) yang masih beken karena kini bergabung dengan Bongky, Indra dan Pay di band BIP. Still, this is one of the best songs ever made in Indonesia (menurut saya, jadi jangan protes!).
Desire -- Sekitar tahun 96-an dulu, jamannya saya baru masuk SMA, musik Indonesia sedang dilanda serba indie dan underground. Diantara sekian banyak band itu, Pure Saturday dari Bandung adalah salah satu pelopornya. Semua yang mengalami masa-masa indah itu pasti tau lagu yang satu ini. Manissssssssss....
Bdg 19 Okt -- Lagu dari band Serieus ini adalah 'lagu nasional'-nya film Jomblo. Kalau menyaksikan filmnya, pada saat lagu ini dimainkan, wuiiiiiiih terasa sekali aroma ITB-nya... Maklumlah, yang nulis cerita Jomblo juga lulusan ITB geto lho... Dan lagi, sebagian personel Serieus juga dari ITB. Malah dulu saya pertama tau Serieus itu pas manggung di ITB, membawakan lagu "Tukang Jamu". Bener-bener gelo...!
Cahaya Mata -- Siapa yang nggak kenal Padi? Lagu yang satu ini manis banget, mengingat reputasi Padi yang biasanya memainkan musik yang 'agak' keras (buat para penggemar musik keras sih katanya belum cukup keras). Keras atau tidak, lagu ini secara musikalitas luar biasa syedap...
Kumpul Bocah -- So what kalo saya suka lagu-lagunya Vina Panduwinata? Sebagai sesama penduduk Bogor harus saling dukung, toh??!! :p Meskipun banyak yang tidak mengaku, tapi saya yakin hampir semua orang menikmati lagu ini ketika mendengarnya di sebuah iklan di TV. Ngaku aja deh...
Statis -- Ini lagu Plastik lagi, dari album keduanya. Meskipun liriknya terlalu 'pesimis', tapi - seperti biasa - kita sulit menghindar dari solo gitarnya yang menghanyutkan.
Open Wide -- Ini lagu terakhir dari album pertama Pure Saturday yang self-titled. Ada bintang tamunya, cewek yang jadi vokalis di lagu ini, tapi saya lupa pisan siapa namanya. Pokoknya keren, dah! Asik banget dengerin suara gitar bersahut-sahutan kayak di lagu ini.
| Plastik - Bintang Kecil | | | | | | | Desire | | Pure Saturday | | Pure Saturday | | | 02. Bandung 19 Oktober | | OST Jomblo | | SEURIEUS | | | 05 Cahaya Mata | | | | | | | Kumpul Bocah | | Terbaik 1981 - 2006 | | Vina Panduwinata | | | Plastik - Statis | | | | | | | Open Wide | | Pure Saturday | | Pure Saturday | |
Ini beberapa lagu Pearl Jam yang rada jarang beredar... Love Reign O'er Me is definitely my favorite! Raungan Vedder benar-benar mengerikaaaaaan....!!! | Little Wing | | The Gorge Amphitheatre George, WA | | Pearl Jam | | | Dirty Frank | | The Gorge Amphitheatre George, WA | | Pearl Jam | | | 2002xmas-DontBelieveInChristmas | | | | | | | Love Reign O'er Me | | 2006 Fan Club Single | | Pearl Jam | |
Silakan download beberapa lagu enak bin syedap yang bisa bikin perasaan jadi nyaman... Di bawah ini saya berikan lirik dari salah satu lagu paling enak dari Collective Soul.
Burning Bridges – Collective Soul
Been thinking a lot about my ways Guess I'm trying baby Been searching Out a way to say
Guess I'm sorry baby This time I give all to you It's time I prove something to you
Reff : So I'll lift you up and hold you near Warm your heart and calm your fears See I don't want to lose this love I found So I'll burn my bridges, burn them down
Been hurting a lot without you here Guess I need you baby Been sleeping upon a bed of tears guess I miss you baby This time I give all to you It's time I prove something to you
back to Reff
Take all my world and shake it Take my dear heart and embrace it Take what I see and listen My world's changing, changing for you | It Ain't Over Till It's Over | | @eljowo | | Lenny Kravitz | | | Better Together | | In Between Dreams | | Jack Johnson | | | Burning Bridges | | Hints Allegations and Things Left Unsaid [Atlantic] | | Collective Soul | | | The Best of What's Around | | Under The Table And Dreaming | | Dave Matthews Band | | | I'm Goin' Home | | Cracked Rear View | | Hootie & The Blowfish | |
Right Turn -- Lagu ini berasal dari mini album milik Alice In Chains yang berjudul Sap, yang terdiri dari lima lagu, termasuk Brother dan Got Me Wrong yang dikenal luas. Di luar dugaan, mini album ini meledak dan akhirnya menjadikan Alice In Chains sebagai salah satu ikon Seattle Sound pada masanya. Pada mini album Sap, lagu Right Turn ditulis sebagai kontribusi dari Alice Mudgarden. Nama ini menunjukkan kontribusi dari Chris Cornell yang berasal dari Soundgarden dan Mark Arm dari Mudhoney yang membantu bagian vokal dari lagu ini. Jerry Cantrell, gitaris dan konseptor utama Alice In Chains, pernah membicarakan masa depan Alice Mudgarden dengan Mark Arm, namun ketika Alice In Chains dan Mudhoney meraih kesuksesannya sendiri-sendiri, ide itu menguap begitu saja.
Hunger Strike -- Temple of the Dog adalah band yang berasal dari sebuah perasaan belasungkawa Chris Cornell (saat itu vokalis Soundgarden) atas kematian mantan roommate-nya, Andrew Wood (saat itu vokalis Mother Love Bone). Chris Cornell kemudian mengajak serta dua anggota Mother Love Bone lainnya, yaitu Jeff Ament dan Stone Gossard (duo solid yang menjadi cikal bakal lahirnya Pearl Jam). ‘Lubang’ dalam Temple of The Dog kemudian diisi dengan Mike McCready pada posisi lead guitar (yang kemudian juga menjadi anggota Pearl Jam) dan Matt Cameron (drummer Soundgarden yang sekarang juga anggota permanen dari Pearl Jam). Mudah untuk ditebak bahwa terbentuknya Pearl Jam memang berasal dari momen-momen kolaborasi Temple of the Dog. Pada saat mereka sedang sibuk di studio, Eddie Vedder datang dari San Diego untuk mengikuti audisi sebagai vokalis Pearl Jam, setelah Jeff Ament dan Stone Gossard tergila-gila dengan lirik dan vokal yang ditambahkan olehnya pada demo lagu yang kemudian menjadi single pertama Pearl Jam, yaitu Alive. Eddie Vedder kemudian menyanyikan sebuah bagian dalam lagu Hunger Strike yang membuat Chris Cornell terpesona, karena ia menyanyikannya persis sebagaimana Chris menginginkannya, dan dengan lengkapnya bagian itu, maka sempurnalah lagu ini. Setelah kolaborasi ini, Soundgarden dan Pearl Jam menjadi sahabat permanen, dan Chris Cornell tidak jarang tampil bersama Pearl Jam di atas panggung, terutama untuk menyanyikan lagu Hunger Strike yang fenomenal.
River of Deceit -- Mad Season dibentuk pada tahun 1994 oleh trio Mike McCready (Pearl Jam), Barrett Martin (Screaming Trees) dan John Baker Saunders (The Walkabouts). Lagu River of Deceit termasuk lagu yang dibuat pertama kali oleh trio ini, bersama single lainnya, yaitu Wake Up. McCready kemudian mengajak serta Layne Staley dari Alice In Chains untuk mengisi posisi vokal. Saking penuh talentanya band ini, McCready dengan penuh percaya dirinya menjadwalkan sebuah show ‘rahasia’ di Crocodile Cafe pada Oktober 1994, meskipun mereka belum benar-benar merampungkan satu lagu pun. Bahkan salah satu lagunya, yaitu Artificial Red, benar-benar tercipta di atas panggung. Show di Crocodile Cafe itu sendiri, meski minim persiapan, ternyata sukses berat. Pada awal tahun 1995, band ini muncul pada acara Pearl Jam’s Self-Pollution Radio dengan membawakan lagu Lifeless Dead dan I Don’t Know Anything. Setelah mulai populer, barulah mereka merekam album pertama (dan barangkali satu-satunya) yang bertajuk Above. Mereka akhirnya memberi nama permanen untuk band ini, yaitu Mad Season, yang merupakan sebuah sebutan dalam bahasa Inggris untuk menandakan musim mekarnya jamur psilocybin. Setelah kematian Layne Staley, Mark Lanegan (eks Screaming Trees yang sebelumnya juga sudah membantu bagian vokal di album Above) mengisi kekosongan dan band ini mengubah namanya menjadi Disinformation. Ironisnya, ketika mereka bertekad untuk menggarap sebuah album baru, mereka justru dikejutkan dengan kematian John Baker Saunders. Akibatnya, seluruh personil (terutama Mike McCready yang merupakan kawan lamanya) terguncang, dan proyek Disinformation pun tidak pernah berlanjut.
Felicity’s Surprise -- Lagu ini berasal dari album Wellwater Conspiracy yang berjudul The Scroll and Its Combinations, yang bisa dibilang merupakan album Wellwater Conspiracy pertama yang mendapat sorotan luas dari pihak kritikus maupun konsumen. Wellwater Conspiracy adalah sebuah proyek sampingan permanen yang didirikan oleh duo Matt Cameron (eks Soundgarden) dan John Paul McBain (eks Monster Magnet). Karena Soundgarden dan Monster Magnet amat kental nuansa metalnya, maka para fans pun menunggu-nunggu hasil kerja duo ini yang diperkirakan akan ‘berbau’ Black Sabbath. Akan tetapi, debut mereka, yaitu album Declaration of Conformity, sangat jauh dari metal. Hasil yang mereka dapatkan adalah musik eksperimental yang amat segar dan jauh dari ‘gelapnya’ dunia grunge, apalagi metal. Tidak lama setelah rilis album pertamanya, Matt Cameron menerima tawaran untuk mengisi posisi drum dalam supergrup Pearl Jam. Orang-orang kembali berspekulasi bahwa Wellwater Conspiracy akan segera tamat riwayatnya, namun ternyata mereka bersikeras mempertahankannya sebagai proyek sampingan. Jika Anda merasa bahwa vokal pada lagu Felicity’s Surprise ini cukup familiar, maka jangan heran, karena bagian vokalnya diisi oleh Eddie Vedder (Pearl Jam) yang suaranya sangat khas, meskipun namanya disamarkan sebagai Wes C. Addle dalam album The Scroll and Its Combinations.
Break On Through (to the Other Side) -- Siapa tak kenal The Doors? Band ini dibentuk pada tahun 1965 di Loas Angeles dengan formasi Ray Manzarek sebagai keyboardis, Jim Morrison sebagai vokalis, John Densmore sebagai drummer dan Robby Krieger sebagai gitaris. The Doors dikenal sebagai band kontroversial, terutama karena lirik-liriknya yang ‘gelap’ dan aksi panggungnya yang tak terduga. Band ini mulai renggang pada awal 1970, dan kemudian benar-benar tamat pada tahun 1971 setelah kematian Jim Morrison. Hingga kini, The Doors masih mampu ‘menjual’ albumnya satu juta keping per tahunnya. Break On Through (to the Other Side) adalah single pertama dari album debutnya yang self-titled dan sukses berat. Apa jadinya jika lagu ini dinyanyikan oleh seorang fans berat The Doors paska kematian Jim Morrison? Dan apa jadinya jika fans berat itu adalah Eddie Vedder? Nah, lho!
| Right Turn | | Sap | | Alice In Chains | | | Hunger Strike | | Temple of the Dog | | Temple of the Dog | | | River of Deceit | | Above | | Mad Season | | | Felicity's Surprise | | The Scroll And Its Combinations | | Wellwater Conspiracy | | | BREAK ON THROUGH | | Chapters, disk 1 | | Pearl Jam | |
1979 -- Ini adalah salah satu 'lagu kebangsaan' para fans Smashing Pumpkins, yang berasal dari salah satu dobel album paling fenomenal di dunia, yaitu "Melan Collie and The Infinite Sadness". Yang saya muat di sini adalah versi akustiknya, yang terdengar sangat jernih dan sangat 'menghanyutkan'. Awas kelelep !!!
Croon Spoon -- Sedikit yang tahu bahwa Eddie Vedder (vokalis Pearl Jam) pernah berduet dengan Susan Sarandon untuk sebuah soundtrack pada film "Cradle Will Rock". Yang jelas, duet yang sangat 'tidak biasa' ini menghasilkan sebuah lagu yang apik, lucu, dan sangat menghibur. Barangkali Eddie Vedder menganggapnya sebagai sebuah 'penyegaran' dari musik grunge?
Nutshell -- Sangat tepat kiranya jika Alice In Chains memilih lagu ini sebagai pembuka show mereka pada acara MTV Unplugged, karena lagu ini langsung membawa Anda pada nuansa gelap khas Alice In Chains. Anda dijamin langsung merinding mendengarnya! Jangan lupa untuk menikmati permainan jari Jerry Cantrell (salah satu gitaris grunge terbaik di dunia!) di akhir lagu.
Alive -- Mereka yang pernah menyalakan radio pada era 90-an tidak bisa tidak pasti mengenali hit pertama Pearl Jam yang menakjubkan ini. Dari lagu hebat yang dimainkan oleh band grunge terhebat ini, saya pilihkan versi yang paling hebat, yaitu versi MTV Unplugged. Bersiaplah untuk tersihir dengan permainan gitar Mike McCready yang susah dicari tandingannya!
Like Suicide -- Lagu ini berasal dari album "Superunknown" yang lebih dikenal karena hit-hit lainnya, misalnya "Black Hole Sun" dan "Spoonman". Akan tetapi, aroma khas Soundgarden terdengar sangat kental di lagu ini, dan lebih apik lagi karena 'raungan-raungan' yang terdengar di akhir lagu. Versi akustik yang satu ini memang benar-benar spesial.
Enjoy the good music ! | 1979(acoustic) | | Turpentine Kisses | | The Smashing Pumpkins | | | Croon Spoon | | Cradle Will Rock | | Eddie Vedder & Susan Sarandon | | | Nutshell | | MTV Unplugged | | Alice In Chains | | | alive (unplugged) | | MTV Unplugged | | Pearl Jam | | | Like Suicide (Accoustic Version) | | Songs From The Superunknown | | Soundgarden | |
Memang cuma 5 lagu, tapi dijamin ngeunah pisan (ngerti nggak?)...
Down -- Ini lagu Pearl Jam yang sebelumnya dirilis sebagai B-Side untuk single "I Am Mine" dan "Bu$hleaguer", kemudian muncul di album "The Lost Dogs" yang merupakan kumpulan single yang previously unreleased atau B-Side singles. Lagu bernada 'riang' (yang sama sekali bukan kebiasaan Pearl Jam) ini adalah lagu favorit saya dari album "The Lost Dogs".
The Day Brings -- Sebagai salah seorang konseptor utama Pearl Jam (bersama Jeff Ament), Stone Gossard memiliki segudang side project, dan salah satu yang cukup sukses adalah band yang bernama ajaib : Brad. Lagu ini paling cocok untuk didengarkan di pagi hari, karena sangat 'moving' dan inspirational. Percaya, deh!
Long Gone Day -- Lagu yang satu ini adalah hasil kerja keroyokan para dedengkot seattle sound. Dibawakan oleh Mad Season yang merupakan side project Mike McCready (lead guitarist Pearl Jam) dengan beberapa temannya (antara lain mendiang Layne Staley, sang vokalis Alice In Chains), sudah pasti jaminan mutu untuk semua penggemar grunge. Canggihnya lagi, khusus untuk lagu ini, mereka juga dapat bantuan dari vokalis Screaming Trees, Mark Lanegan. Sayangnya, kemungkinan besar Anda tidak akan menemukan kolaborasi secanggih ini lagi, lantaran Layne Staley, sang vokalis, dan John Baker Saunders, sang basis, keduanya telah meninggal. Yang pasti, lagu dari album "Above" ini sangat pantas untuk dikoleksi!
Interstate Love Song -- Mereka yang tahu Stone Temple Pilots (nyaris) mustahil tidak mengenal Interstate Love Song. Lagu yang satu ini adalah 'lagu kebangsaan' bagi para fans setia Stone Temple Pilots. Kuartet yang permainannya sangat dahsyat ini memang sangat dikenal pada era 90-an. Sayang, kita sulit mengharapkan terjadinya reuni lagi. Pasalnya, Scott Weiland kini sibuk dengan band barunya bersama para eks Guns 'n Roses, yaitu Velvet Revolver, DeLeo brothers (Matt dan Robert) membuat band baru bernama Army of Anyone karena sudah muak dengan masalah kecanduan narkobanya Weiland, sedangkan Eric Kretz entah dimana. Nah, kalau Anda tahu (dan kalau kuping Anda normal, pasti suka!) lagu ini, maka bersiaplah untuk menikmati versi lainnya, karena yang satu ini adalah versi akustik dari lagu Innerstate Love Song yang dibawakan pada acara MTV Unplugged.
Someone To Die For -- Ada sedikit 'aura' negeri seribu satu malam setiap kali saya mendengar lagu ini. Kisah cinta memang bukan tema yang umum dibawakan oleh Chris Cornell, eks vokalis jebolan Soundgarden dan Audioslave ini. Akan tetapi, lagu yang satu ini memang terlalu apik untuk dilewatkan.
Enjoy ! | Down | | Lost Dogs | | Pearl Jam | | | The Day Brings | | Interiors | | Brad | | | Long Gone Day | | Above | | Mad Season | | | STP - Interstate Love Song (acoustic) | | | | | | | Someone To Die For (Feat. Eleven) | | Lost and Found | | Chris Cornell | |
Playlist ini berisikan lagu-lagu kenangan dari ITB, yaitu Mars ITB, Hymne ITB, dan Geudeamus Igitur yang entah apa artinya, tapi dikenal oleh banyak mahasiswa ITB. Selain itu juga ada lagu "Mentari" yang dikenang sepanjang masa sebagai lagu perjuangan mahasiswa ITB.
Selain dari almamater, ada pula lagu Mars Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) ITB dan Lagu Angkatan 99. Seluruh lagu dinyanyikan oleh Paduan Suara Mahasiswa (PSM) ITB. Entah bagaimana caranya mereka bisa diminta untuk menyanyikan lagu Mars HMS dan Lagu Angkatan 99, yang jelas hasilnya sangat menarik! Hehehe... | Mars ITB | | Unknown | | PSM ITB | | | Hymne ITB | | Unknown | | PSM ITB | | | Gaudeamus Igitur | | Unknown | | PSM ITB | | | PSM ITB - MENTARI | | Unknown | | PSM ITB | | | PSM ITB - Mars HMS | | Kampus ITB | | PSM ITB | | | PSM ITB - HMS ITB - Lagu Angkatan 99 | | Kampus ITB | | PSM ITB | |
Penutup! | Thumbing My Way | | Live At The Garden | | Pearl Jam | | | You Are | | Live At The Garden | | Pearl Jam | |
| |