Hehehe, bagi saya, memang menggambarkan realita apa yg dinamaken "ghazwul fikri" [eh kata ini ada di Quran atau hadist ga ya?], tetapi tidak menyeluruh. Karena salah satunya tidak memasukkan unsur2 dalam masyarakat muslim itu sendiri, yaitu gerakan2 muslim yang ada, seperti Hizbut Tahrir, Ikhwanul Muslimin, dll. Yang tentu saja mereka berusaha meluaskan pemikiran2 mereka. Bahkan mungkin perlu juga dimasukkan dalam bagian akhir yang diberi judul “Tema-Tema Invasi Pemikiran”.
